PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CESAREA DENGAN INDIKASI CPD

Main Article Content

Dinda Rahmawati
Marceni Ishak
I Kadek Adi Chandra
Fransisko Vernando Lunyu
Gloria Advent Veronika Pakpahan

Abstract

Nyeri setelah sectio caesarea adalah keadaan fisiologis yang dapat menjadi keluhan utama serta penyebab trauma ibu post partum, dan cephalonpelvic disproposrtion adalah suatu indikasi di lakukan nya sectio cesarea pada ibu hamil karena keadaan panggul sempit yang tidak memungkinkan melahirkan secara normal, sehingga di lakukan insisi di sekitar abdomen atau yang sering disebut dengan sectio cesarea, dan efek yang di timbulkan dari proses tersebut adalah nyeri, nyeri yang berlebih pasa sc dapat mengganggu homeostatis tubuh, serta dapat mengganggu keadaan tubuh ibu post sc secara holistik, sehingga di perlukan distraksi, dan untuk penelitian ini dilakukan observasi pengaruh terapi musik terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post sectio cesarea dengan indikasi cpd, dan musik yang menjadi pilihannnya adalah menggunakan musik klasik mozart piano concerto no 21. Dengan ketukan 60 per menit, dengan desibel 8000hz, selama 30 menit.

Article Details

How to Cite
Rahmawati, D., Ishak, M., Chandra, I. K. A., Lunyu, F. V., & Pakpahan, G. A. V. (2025). PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CESAREA DENGAN INDIKASI CPD . Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan, 3(2), 21 - 28. https://doi.org/10.52841/cefjk.v3i2.586
Section
Articles

References

Arif, M., & Sari, Y. P. (2019). Efektifitas Terapi Musik Mozart Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 10(1), 69. https://doi.org/10.30633/jkms.v10i1.310
Eko Raharjo. (2007). Musik sebagai media terapi. Harmonia Journal of Arts Research and Education, 8(3), 1–13.
Erick Caesarrani Asmara, Mofrilindo Mofrilindo, Nadia Annisa Ratu, & Fadler Hidayat. (2023). Correlation Between The Body Height Of Pregnant Mother With The Case Of Cephalopelvic Disproportion (CPD) At The General Hospital In Mandau Subdistrict Bengkalis Regency. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum Dan Farmasi (JRIKUF), 1(4), 117–127. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v1i4.202
Esadella, R., Maryati, S., Kesehatan, P., & Husada, K. (2021). PASIEN POST PARTUM DENGAN SECTIO CAESAREA DI RSUD SLEMAN PENDAHULUAN Setiap ibu menginginkan proses persalinan berjalan dengan normal , namun tidak jarang proses persalinan mengalami masalah medis dan gawat darurat yang mengharuskan ibu menjalani tindakan. 3, 611–619.
Fichria, F., Kiftia, M., Halifah, E., Program Studi Profesi Ners, M., Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, F., & Keilmuan Keperawatan Maternitas, B. (2022). Asuhan Keperawatan Ibu Post Sectio Caesarea Dengan Cephalopelvic Disproportion: Suatu Studi Kasus. Jim, I, 1–7.
Imami, E. I. (2016). Terapi Musik Mozart Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Post Operatif Seksio Sesarea Dengan Anestesi Sab ( Sub Arakhnoid Blok ) Di Ruang Shofa 2 Rsu Haji. 3.
Indah, D., Oktaverina, N., Kesehatan, K., Indonesia, R., Kesehatan, P., Timur, K., Kebidanan, J., Sarjana, P., & Kebidanan, T. (2022). Sectio Caesarea pada Ibu Nifas di Gema II RS. Dirgahayu Samarinda diajukan sebagai Syarat untuk mencapai Sarjana Terapan Kebidanan Jurusan Kebidanan Prodi Sarjana Terapan Kebidanan.
Kemenkes. (2021). Penggunaan Oxymeter. July, 1–23.
Krisanti, F. (2023). YAYASAN WAHANA BHAKTI KARYA HUSADA STIKes RSPAD GATOT SOEBROTO PRODI D3 KEPERAWATAN 2023.
Luspina, H., Maulida, M. N., Adhisty, K., & Ningsih, N. (2023). Case study: implementation of lavender aromatherapy for pain in mother post sectio caesarea. Seminar Nasional Keperawatan, 86–92.
Mulyainuningsih, W. O. S., Mutmainna, A., & Kasim, J. (2021). Faktor Determinan Indikasi Sectio Caesarea. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(3), 400–407. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jimpk/article/view/619
Nadiya, S., & Mutiara, C. (2018). Hubungan Mobilisasi Dini Post Sectio Caesarea (SC) dengan Penyembuhan Luka Operasi di Ruang Kebidanan RSUD dr. Fauziah Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 4(2), 187. https://doi.org/10.33143/jhtm.v4i2.216
Novadhila Purwaningtyas, & Masruroh. (2021). Efektivitas Pemberian Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea Di Ruang Flamboyan 1 RSUD Salatiga. Journal of Holistics and Health Science, 2(2), 37–51. https://doi.org/10.35473/jhhs.v2i2.51
Pristiani, A., Jamhariyah, J., & Prasetyo, H. (2022). Efektifitas Terapi Musik Terhadap Penurunan Rasa Nyeri Pada Ibu Post Sectio Caesarea. Malang Journal of Midwifery (MAJORY), 3(2), 41. https://doi.org/10.31290/majory.v3i2.1772
Pusparini, N. M. O. (2021). Perbedaan Intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea Sebelum Dan Sesudah Diberikan Relaksasi Genggam Jari Di RSIA Pucuk Permata Hati Tahun 2023. Laboratorium Penelitian Dan Pengembangan Farmaka Tropis Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, 1(1), 105–112.
Rilla, E. V., Ropi, H., & Sriati, A. (2014). Pendahuluan. 17(2), 74–80.
Santiasari, R. N., Mahayati, L., & Sari, A. D. (2021). Tekhnik Non Farmakologi Mobilisasi Dini Pada Nyeri Post Sc. Jurnal Kebidanan, 10(1), 21–28. https://doi.org/10.47560/keb.v10i1.274
Sulastri, & Ariyani, F. D. (2023). Implementasi terapi musik klasik, kompres hangat, dan aromaterapi lemon kepada pasien post sectio caesaria. Jurnal Kebidanan, 15(1), 113–119.
Vol, K. J. (2021). farmakologi. Metode. 6(1), 1–15.
Wijaya, A. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Ny. Y Dengan Post Sectio Caesarea Indikasi CPD Di Ruang Baitunnisa 2 Rs Islam Sultan Agung Semarang. Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 74.
Hospitals, T. M. (2024, Agustus). Cephalopelvic Disproportion (CPD): Penyebab & Penanganannya. Retrieved from Siloam Hospital.
PPNI, T. P. (2017). Standar Diagnosis Keperaatan Indonesia. Jakarta Selatan: DPP PPNI.
PPNI, T. P. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan: DPP PPNI.
PPNI, T. P. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan: DPP PPNI.